sumber twitter mark Jurgen Klopp, Sang Malapetaka Bagi Karier Kepelatihan Jose Mourinho Cetak halaman ini

Jurgen Klopp, Sang Malapetaka Bagi Karier Kepelatihan Jose Mourinho

Ditulis oleh  Didi Yustianto
Diterbitkan di bola

Borussia Dortmund v Real Madrid UEFA Champions League Semi Final First Leg

Jurgen Klopp dan Jose Mourinho via mirro

 

Sumber.com - Jose Mourinho seringkali dihadapkan dengan Pep Guardiola sebagai rival sekaligus ancaman bagi karier kepelatihannya sejak keduanya pertama kali berjumpa di kompetisi La Liga. Kala itu Jose Mourinho masih tercatat sebagai pelatih Real Madrid sedangkan Pep Guardiola menjadi nahkoda skuat Barcelona. 

 

Rivalitas di antara keduanya sangat terlihat tatkala La Liga saat itu masih dikuasai oleh Real Madrid serta Barcelona sebagai tim yang dianggap merupakan favorit juara. Belum lagi jika keduanya saling bertemu di kompetisi domestik dalam pertandingan bertajuk laga 'El Clasico'. Atmosfer pertandingan langsung memanas meskipun keduanya hanyalah bertindak sebagai seorang sutradara bagi tim yang dilatihnya dari sisi lapangan.

 

Pep dan Mou sempat tidak berjumpa dalam satu kompetisi, ketika Guardiola memutuskan untuk meninggalkan Barcelona dan hijrah ke Bundesliga untuk menangani Bayern Munchen. Namun perpisahan itu ternyata hanya bersifat sementara saja. Keduanya justru kembali dipertemukan di satu kompetisi yang sama yakni Liga Inggris. 

 

Di Inggris, keduanya sama-sama kembali menangani klub yang justru memiliki sejarah rivalitas yang sangat besar. Mourinho dipercaya melatih Manchester United sedangkan Guardiola ditunjuk untuk menjadi juru racik strategi Manchester City. Setelah selama dua musim, para pecinta sepakbola Inggris telah disuguhkan oleh duel antara Mourinho dengan Guardiola. Mulai detik ini, kalian tidak akan pernah melihat perang strategi kembali terjadi di antara keduanya.

 

Baca Juga: Sindir Manajemen Man United, Suporter Manchester City Buat Chants 'Bring Back Mourinho'

 

 

Mourinho telah resmi diputus kontrak oleh manajemen The Red Devils pada Selasa (18/12) waktu setempat. Alasan performa Manchester United yang begitu buruk di musim 2018/19 serta hubungan antara sang pelatih dengan pemain yang semakin memanas, diduga menjadi alasan manajemen klub untuk mengakhiri kerjasama yang sudah terjalin selama lebih dari dua musim ini.

 

Di saat banyak orang yang membicarakan kalau Guardiola merupakan momok atau mimpi buruk bagi karier kepelatihan Jose Mourinho di manapun mereka berada. Pada kenyataannya, opini tersebut tidak lah benar. Sosok pelatih yang sebenarnya layak disebut sebagai momok atau malapetaka untuk seorang Jose Mourinho adalah Jurgen Klopp yang kini menangani Liverpool.

 

Baca Juga: Segera Umumkan Pelatih Baru, Persib Tunjuk Pria yang Pernah Bekerjasama Langsung dengan Mourinho di Chelsea

 

Sejarah mencatat bahwa, pelatih asal Jerman itulah yang telah membuat Mourinho kehilangan pekerjaannya sebanyak tiga kali. Untuk yang pertama, ketika Mourinho masih menangani Real Madrid. Karier kepelatihan Mourinho di Santiago Bernabeu terbilang cukup singkat.

 

 

Borussia Dortmund

 

Datang di tahun 2010, namun sang pelatih harus berpisah dengan skuatnya pada tahun 2013. Padahal, Presiden klub (Florentino Perez) sempat mengatakan kalau Mourinho akan pergi dari Real Madrid setelah kontraknya berakhir yakni di akhir musim 2016. Tapi realitanya, Special One justru sudah harus angkat kaki dari Santiago Bernabeu di tahun 2013, atau tepatnya setelah Los Blancos takluk dari Borussia Dortmund yang ketika itu masih dilatih oleh Jurgen Klopp.

 

Real Madrid harus mengakui keunggulan Dortmund di semifinal Liga Champions dengan keunggulan agregat 1-4 dari Dortmund. Setelah mengalami kekalahan dari armada Jurgen Klopp, Real Madrid pun tidak lama memutuskan untuk memecat sang pelatih. 

 

Chelsea

 

 

Mourinho untuk kedua kalinya datang ke Chelsea pada tahun 2013, lagi-lagi Klopp memberikan mimpi buruk bagi Mourinho. Pelatih asal Portugal itu dipecat manajemen The Blues pada 17 Desember 2015 atau setelah, Chelsea takluk dari Liverpool dengan skor 1-3, ketika tampil di Stamford Bridge.

 

Manchester United

 

 

Kabar yang masih hangat baru saja terendus dari Old Trafford. Mourinho kembali harus kehilangan pekerjaannya dari kursi kepelatihan Manchester United. Uniknya, sang pelatih kembali dipecat oleh klubnnya, setelah tim yang dibesutnya harus mengalami kekalahan dari tim yang diasuh oleh Jurgen Klopp. Sebelum dipecat, Manchester United yang ditangani Mourinho harus mengalami kekalahan cukup telak dari Liverpool di Anfield Stadium dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris. 

 

Tak butuh waktu lama bagi manajemen Setan Merah, dua hari kemudian, mereka pun mengambil keputusan untuk tidak lagi bekerjasama dengan pelatih yang telah memberikan tiga gelar juara untuk Manchester United sejak dipercaya sebagai pelatih baru pada tahun 2016 lalu.

Baca 230 kali Terakhir diubah pada Rabu, 19 Desember 2018 10:26
Nilai Artikel ini
(0 pemilihan)

Terkini dari Didi Yustianto

Artikel Terkait

Seputar Penulis

Didi Yustianto

I'm the luckiest guy in the world who love football. 

Sports Journalist. Journo Life is 'incredible'.

Situs Web: https://www.linkedin.com/in/didi-yustianto-60a918101/