sumber twitter mark Penggeledahan Kantor Bupati Jepara Diduga Terkait Perkara Suap Hakim Cetak halaman ini

Penggeledahan Kantor Bupati Jepara Diduga Terkait Perkara Suap Hakim

Ditulis oleh  Irma Christine
Diterbitkan di hukum & politik

nawacita.co

Ketua KPK Agus Rahardjo via nawacita.co

 

Sumber.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan sudah ada tersangka terkait penggeledahan kantor Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Meski begitu, lembaga antirasywah itu belum bisa menyampaikan lebih lanjut perkara apa yang kini tengah diproses di tingkat penyidikan tersebut.

 

Juru Bicara KPK Febri Diansah, di Bidakara Hotel Jakarta, pada Rabu, 5 Desember 2018 mengatakan, penggeledahan dilakukan karena perkara tersebut telah sampai di tingkat penyidikan.

 

"Ini kasus baru dan saat ini tim masih bekerja di lapangan. Nanti baru bisa kami sampaikan siapa tersangkanya, kasusnya apa, dan jika ada kerugian negara, kerugiannya berapa. Nanti akan kami umumkan," tutur dia.

 

Dia menuturkan, dari hasil penggeledahan di kantor bupati Jepara, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen. Namun dia belum bisa merinci dokumen apa saja dan barang bukti lainnya yang turut disita. Termasuk dugaan adanya barang bukti elektronik yang diamankan penyidik.

 

"Ada sejumlah dokumen yang disita, terkait beberapa informasi (menyangkut perkara). Nanti tunggu tim di lapangan, kalau sudah selesai, maka akan kami sampaikan ke publik," katanya.

 

Baca juga: 25 Calon Hakim Agung Ikut Seleksi Tahap III Komisi Yudisial

 

Perihal apakah Marzuqi masuk daftar tersangka KPK terkait kasus ini, Febri enggan berkomentar. Menurut dia, tin masih bekerja di lapangan yang sifatnya tertutup. Info lengkapnya akan disampaikan dalam konferensi pers KPK.

 

"Di proses penyidikan, kecuali tangkap tangan, biasanya ada beberapa kegiatan awal yang perlu kami lakukan. Baik itu penggeledahan, pemeriksaan saksi atau kegiatan lainnya. Jika sudah selesai, tentu kami umumkan," ujarnya.

 

Sebelumnya, saat penggeledahan berlangsung Selasa (4/12/2018) kemarin, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, penggeledahan itu terkait dugaan suap terhadap hakim. Diduga Marzuqi memberi uang untuk putusan praperadilan Pengadilan Negeri Semarang tahun 2017.

 

"Giat yang ada di Jepara bukan OTT. Tetapi penggeledahan terkait suap terhadap hakim," ucap Agus. Dia pun enggan menjawab status Marzuqi atas dugaan suap itu.

 

Baca juga: Kasus Suap Meikarta, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Untuk Ubah Perda Tata Ruang Bekasi

 

Diketahui bahwa hakim tunggal PN Semarang membatalkan status tersangka Bupati Jepara Ahmad Marzuqi pada November 2017. Marzuqj ditetapkan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan politik untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara tahun 2011-2012. Kejati Jateng menetapkan Marzuqi sebagai tersangka pada 16 Juni 2016.

 

Namun PN Semarang melalui hakim membatalkan status hukum Marzuqi melalui praperadilan. Pada 26 Juli 2017, Kejati Jateng kembali menetapkan Marzuqi sebagai tersangka.

 

Mendapati dirinya ditetapkan kembali jadi tersangka, Marzuqi menggugat lewat praperadilan lagi pada 13 November 2017. Hakim tunggal dalam praperadilan itu kembali membatalkan status tersangka Marzuqi.

 

Pembatalan penetapan tersangka Marzuqi pun pernah dilaporkan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA).

 

Baca 506 kali Terakhir diubah pada Rabu, 05 Desember 2018 19:31
Nilai Artikel ini
(0 pemilihan)

Terkini dari Irma Christine

Artikel Terkait

Seputar Penulis

Irma Christine