sumber twitter mark Bukan Hanya Durasi, Jadwal Tidur yang Berantakan Juga Bisa Pengaruhi Jantung! Cetak halaman ini

Bukan Hanya Durasi, Jadwal Tidur yang Berantakan Juga Bisa Pengaruhi Jantung!

Ditulis oleh  Ellisa Gunawan
Diterbitkan di kesehatan
Apa yang lebih penting dari durasi waktu tidur? via febcp.com
Apa yang lebih penting dari durasi waktu tidur? via febcp.com

Sumber.com –
Selama ini, kita tahu kalau durasi waktu tidur yang cukup, yaitu delapan jam per malam, adalah faktor yang krusial bagi kesehatan. Tapi dilansir dari Medical News Today, rutinitas tidur kamu – termasuk jam kamu pergi tidur dan bangun setiap harinya - juga sama-sama penting!

Menurut sebuah studi baru yang dimuat dalam jurnal Scientific Reports, keteraturan waktu tidur ini besar perannya bagi kinerja jantung dan metabolik. Tidur di jam yang sama setiap malam, lalu diikuti dengan bangun di jam yang juga sama setiap paginya, bisa membuat jantung dan metabolisme kamu sehat.

Memang, kurang tidur sendiri sering dikaitkan dengan munculnya berbagai risiko penyakit yang berhubungan dengan jantung dan metabolisme – mulai dari resistansi insulin, berat badan naik, diabetes tipe dua, hipertensi dan penyakit jantung.

Baca juga: Hindari Membiarkan Kucing Peliharaan Tidur di Ranjangmu! Ini Alasannya

Nah, dalam studi baru yang dilakukan oleh Duke University Medical Center di Durham, peneliti menemukan bahwa tidur dengan jadwal yang tak teratur, sekalipun kamu tidur delapan jam per hari, bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan memengaruhi fungsi metabolisme.

Jessica Lunsford-Avery, Ph.D. dan tim mencoba melihat pola tidur yang dianut oleh hampir 2.000 partisipan orang dewasa (dengan rentang usia 54-93). Mereka semua tidak punya sejarah gangguan tidur.

Mereka diminta mengenakan alat pelacak tidur yang bisa menangkap variasi pola tidur seseorang, selama tujuh hari. Mereka juga menuliskan pengalaman tidur di buku harian.

Secara keseluruhan, peneliti mendapati bahwa partisipan yang jadwal waktu tidurnya berantakan dan tak teratur cenderung punya indeks massa tubuh yang lebih tinggi (lebih gemuk), gula darah dan hemoglobin A1C yang juga lebih tinggi dan hipertensi. Mereka juga lebih berisiko terkena serangan jantung atau stroke dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, dibandingkan individu yang pola tidurnya teratur.

Seakan belum cukup, partisipan yang tidur dan bangun di waktu yang berbeda-beda akan berisiko lebih tinggi menderita depresi dan stres.

Persisnya mengapa, peneliti masih harus mendalami studinya. Bisa jadi, jadwal tidur yang tak teratur akan memengaruhi proses metabolisme tubuh, yang kemudian menyebabkan kegemukan. Dan kegemukan bisa mengganggu jadwal tidur. Hal ini kemudian menjadi suatu siklus yang seolah terulang kembali.

Nah sebisa mungkin, tidurlah pada jam yang sama setiap harinya ya Kawan Sumber.

Baca juga: Deretan Makanan ini Memperlancar Kinerja Otak, Bikin Kamu Lebih Konsentrasi!
Baca 317 kali Terakhir diubah pada Senin, 24 September 2018 15:53
Nilai Artikel ini
(0 pemilihan)

Terkini dari Ellisa Gunawan

Artikel Terkait

Seputar Penulis

Ellisa Gunawan