sumber twitter mark Morning Sickness, Kenikmatan Bumil yang Tidak Diinginkan dan Hal yang Mempengaruhinya Cetak halaman ini

Morning Sickness, Kenikmatan Bumil yang Tidak Diinginkan dan Hal yang Mempengaruhinya

Ditulis oleh  Indoyanu Muhamad
Diterbitkan di kesehatan

morning sickness verywell family

Morning sickness via verywellfamily

 

Sumber.com - Kehamilan adalah sebuah momen yang ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan. Namun bukan berarti semua hal yang terjadi dari siklus kehamilan semuanya mengenakkan. Sering kali terdengar celetukan "siapa bilang hamil enak, kamu ga ngerasain sih" dari istri pada suami. Namun hal itu wajar karena momen morning sickness pada trimester pertama kehamilan sangat tidak diinginkan. 

 

Dilansir dari Babycenter, hampir 50% wanita yang merasakan hamil pasti akan merasakan gejala pening, mual dan muntah-muntah yang biasa dikenal dengan morning sickeness. Gejala yang biasa dirasakan pada pagi hari sehabis bangun tidur ini disebabkan karena adanya peningkatan hormon progesteron di seputar rahim.

 

Hormon progesteron (hormon kehamilan) membuat otot-otot cenderung melemas untuk mempermudah perlekatan embrio namun memperlambat kerja lambung dan pencernaan. Akibatnya asam lambung menjadi berlebih karena tidak diimbangi pergerakan sistem pencernaan saat menangkut makanan. Asam lambung berlebih inilah yang menjadikan rasa mual dan ingin muntah.

 

Baca juga : Ssstttt.... Kamu Sering Kentut dan Perut Kembung? Intip Nih Penyebabnya 

 

Dilansir dari verywellfamily, hal lain yang mempengaruhi morning sickness pada bumil adalah peningkatan serum HCG (human chorionic gonadotopin) dalam tubuh. Serum ini diproduksi oleh tubuh setelah terjadinya perlekatan embrio dan terus meningkat kadarnya hingga minggu ke 12 kehamilan. Maka dari itu setelah minggu ke 12, rata-rata gejala mual dan muntah pada ibu hamil pun mereda dan hilang.

 

Morning Sickness akan hilang saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Namun 50% ibu hamil yang disurvei rata-rata merasakan bahwa pada minggu ke 14 lah gejala morning sickness dengan sendirinya hilang. Dengan hilangnya rasa mual ini, biasanya bumil pun akan merasakan nafsu makan yang bertambah. Berdasarkan asupan gizi yang diperlukan, setidaknya ibu hamil memerlukan total 2.485 Kkal per hari sedangkan wanita normal yang tidak hamil hanya memerlukan 2.200 Kkal.

 

Ketika muntah selama kehamilan menjadi sangat buruk dan sering terjadi, bisa jadi Kawan Sumber menderita apa yang disebut hiperemesis gravidarum. Ini dapat menyebabkan penurunan berat badan dan gangguan pada keseimbangan garam di tubuh. Dokter biasanya akan menyarankan agar bumil lebih banyak beristirahat atau mengubah diet Anda.

 

Jangan minum obat untuk masalah ini tanpa saran dari dokter kandungan. Hiperemesis gravidarum berat mungkin memerlukan rawat inap untuk mengatasi dehidrasi, keseimbangan elektrolit, dan nutrisi. Masalah tiroid dapat menyebabkan hiperemesis gravidarum; oleh karena itu, orang dengan kondisi ini biasanya diuji untuk tingkat hormon tiroid.

 

Baca juga : Ladies, Ini Loh Tips Jaga Kesehatan Organ Kewanitaanmu, Salah Satunya Enggak Boleh Basah!

 

Masa-masa 4 bulan akan menjadi masa berat bagi ibu hamil apalagi yang baru pertama kali merasakan. Karena itulah morning sickness, memang bukanlah sebuah kenikmatan. Masa-masa ini justru tidak diinginkan namun justru dari masa-masa berat inilah semua akan menjadi indah jika bumil mampu menjaga kandungannya hingga kuat melewati 12-14 minggu pertama. Sehat selalu ibu hamil!

Baca 483 kali Terakhir diubah pada Selasa, 04 Desember 2018 18:47
Nilai Artikel ini
(1 Pilih)

Terkini dari Indoyanu Muhamad

Artikel Terkait

Seputar Penulis

Indoyanu Muhamad

Chief Editor & Content Sumber.com. Ayah 2 anak yang merupakan penggila sepakbola ini aktif menulis dalam berbagai kesempatan. Menyukai offroad bersama Landrover dan travelling ke berbagai penjuru kota di Indonesia. I Love Indonesia!

Situs Web: https://www.facebook.com/indoyanu